Kontribusi

Kontribusi:

 

Pemakalah:

Pemakalah dengan 1 makalah             : 450 ribu

Makalah ke- 2  (Max 2 makalah)        : 300 ribu

Pemakalah mahasiswa S1                   : 350 ribu

Peserta:

Peserta pendengar                               : 300 ribu

Peserta mahasiswa S1                         : 200 ribu

Pesan buku prosiding ber ISBN         : 350 ribu

 

Rekening:

BNI 46 No.Rekening 0197503281 atas nama Laeli Kurniasari, ST

No.WA 0878 3227 1275

Contact Person:

Nugroho Eko : 08122543352

Darmanto        : 081228981705

Bondan           : 085713753171

Tanggal Penting

Waktu dan Tempat Pelaksanaan SNST 10: 

Hari                 : Rabu

Tanggal           : 31 Juli 2019

Jam                  : 07.30 – Selesai

Tempat            : Gedung B Lantai 3 Kampus 1 Unwahas

Jl. Menoreh Tengah X/22 Sampangan Semarang

Tanggal Penting :

Batas akhir penerimaan makalah (Full Paper)             : 16 Juni 2019

Pengumuman Artikel Untuk Dipresentasikan              : 24 juni 2019

Batas akhir pembayaran                                              : 24 Juli 2019

Batas akhir pemesanan buku prosiding                       : 31 Juli 2019

Batas akhir pendaft. Peserta pendengar                     : 30 Juli 2019

Hari H SNST ke-10                                                      : 31 Juli 2019

Distribusi prosiding                                                      : 16 September 2019

Registrasi

Call for Paper Bidang :

  1. Kimia dan Pangan
  2. Farmasi dan Ilmu Kesehatan
  3. Energi
  4. Material Teknik dan Perancangan
  5. Manufaktur dan Teknik Industri
  6. Informatika
  7. Elektro dan Elektronika
  8. Sipil dan Arsitektur

Cara Submit Paper :

  1. Silahkan Download template SNST 10
  2. Sesuaikan penulisan penelitian anda dengan template yang sudah disediakan
  3. Kirim Full Paper  ke alamat email : snst@unwahas.ac.id dengan menyantumkan Nama Peneliti, Kode bidang, dan Instansi Peneliti
  4. Mohon Konfirmasi submit paper ke salah satu nomor telepon yang ada di bawah ini, Nugroho Eko : 08122543352, Darmanto : 081228981705, Bondan : 085713753171
  5. Pembayaran bisa di lakukan melalui Rekening: BNI 46 No.Rekening 0197503281 atas nama Laeli Kurniasari, ST , Konfirmasi Pembayaran No.WA 0878 3227 1275

 

Latar Belakang

Keynote Speaker:

Prof. Dr. Ir. R. Eko Indrajit, M.Sc., MBA., Mphil., MA

(Praktisi dan Guru Besar Bidang Ilmu Komputer)

 SMART CITY DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0”

 

Permasalahan sebuah kota saat ini sudah berkembang sangat kompleks sehingga solusi-solusi konvensional seringkali tidak lagi dapat mengejar kecepatan pertumbuhan permasalahan, diperlukan solusi-solusi yang lebih inovatif (Smart City) untuk menyelesaikan permasalahan kota, Teknologi Informasi dan Komunikasi merupakan salah satu teknologi yang memiliki potensi inovatif yang sangat tinggi untuk menyelesaikan berbagai tantangan perkotaan. Pada saat yang sama, tren revolusi digital secara drastis telah mengubah cara hidup dan bahkan masa depan peradaban umat manusia. Gerakan digitalisasi telah membawa perubahan yang bersifat tidak hanya eksponensial tetapi juga kombinatorial. Mengantarkan manusia ke era dimana perubahan yang terjadi pada peradaban manusia untuk 20 tahun ke depan akan mengalahkan perubahan yang pernah terjadi sejak tiga ratus tahun yang lalu. Terminologi urbanisasi lahir pertama kali pada masa revolusi industri, ketika kehidupan berubah dari pola ekonomi pertanian ke pola ekonomi industri (manufaktur). Hal ini sangat kontras dengan apa yang terjadi pada masa kini, dalam dunia digital batas-batas dimensi fisik begitu samar atau bahkan pada kasus-kasus tertentu batas-batas dimensi fisik ini benar-benar tidak ada. Artinya urbanisasi tidak bisa lagi diejawantahkan sebagai migrasi fisik semata. Melainkan juga migrasi gaya hidup dan interaksi socio-cultural masyarakat dari pola-pola bersifat rural ke pola yang bersifat urban. Masyarakat urban merupakan sebuah sistem kompleks dimana aktor-aktor penyusunnya yaitu manusia, teknologi, dan lingkungan saling terhubung dan mempengaruhi. Lahir dan berkembangnya pusat-pusat masyarakat yang bersifat urban akan selalu menghadirkan tantangan-tantangan baru seperti kemiskinan, kemacetan, kesenjangan sosial, kriminalitas, berkurangnya sumberdaya alam, polusi, masalah kesehatan dan tantangan-tangan lainnya. Untuk menyelesaikan tantangan dan persoalan perkotaan tersebut diperlukan strategi dan pendekatan yang komprehensif, inklusif, efektif  dan efisien.